Sampah

Sampah adalah material sisa suatu aktivitas yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah didefinisikan menurut derajat keterpakaian dan kegunaannya. Makin majunya ilmu pengetahuan akan makin banyak material ditemukan kemanfaatannya bagi manusia, dan dengan itu akan makin sedikit material sisa yang dikatagorikan sampah. Sampah organik bisa digunakan pada pembuatan pupuk organik, berguna bagi pemberian zat hara tanaman. Sementara sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi barang bernilai ekonomi baru seperti minyak bakar dan energi panas.

5 Des 2010

Konsorsium Bakteri Bagi Pengolahan Sampah


Sampah adalah material sisa dari suatu proses dan dianggap tidak memiliki keterpakaian dan tidak bernilai lagi untuk dimanfaatkan bagi proses berikutnya. Tingkat budaya, sosio ekonomi dan penguasaan ilmu pengetahuan suatu masyarakat menentukan status kegunaan atau keterpakaian suatu material sisa. Makin tinggi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, makin besar pula kemungkinannya merobah material sisa menjadi nilai dan kegunaan baru. Sampah, bagi suatu komunitas tertentu, bisa memberikan nilai dan kegunaan baru bagi komunitas lainnya. Material sisa dari proses produksi makanan, berupa sampah organik di kota, bisa bernilai besar bagi petani guna dijadikan pupuk organik. Ilmu mikrobiologi telah membuka kemampuan baru kepada manusia untuk melakukan isolasi bakteri di alam, yang selama ini diketahui melapukan jenis organik menjadi tanah. Hasil isolat aneka jenis bakteri, jamur dan ragi kemudian digunakan manusia untuk mempercepat penguraian sampah organik itu menjadi pupuk organik.

Selanjutnya, klik :
Kompos ( Green Phoskko Organic Product): Konsorsium Bakteri Bagi Pengolahan Sampah ( Kompos)

1 komentar:

  1. Postingan yang sangat bagus, saya setuju dengan Anda 100%!

    BalasHapus

Silahkan pemikiran anda dituliskan !!