Sampah

Sampah adalah material sisa suatu aktivitas yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah didefinisikan menurut derajat keterpakaian dan kegunaannya. Makin majunya ilmu pengetahuan akan makin banyak material ditemukan kemanfaatannya bagi manusia, dan dengan itu akan makin sedikit material sisa yang dikatagorikan sampah. Sampah organik bisa digunakan pada pembuatan pupuk organik, berguna bagi pemberian zat hara tanaman. Sementara sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi barang bernilai ekonomi baru.

19 Jul 2014

Mendirikan dan Memulai Bisnis Konversi Musnah Sampah di TPS 3R

Keberadaan Reaktor Konversi Musnah (RKM) terkecil berupa Gasifier Sampah TPST GS 50 pada kapasitas olah 7,5 m3 setara berat 2,85 ton sampah/ hari, memadai guna memusnahkan sampah menjadi material baru di di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) atau Depo Sampah komplek perumahan, kawasan niaga, apartemen, rumah sakit, kawasan industri dan kawasan komersial lainnya. Dari gerobak atau motor roda tiga, sampah dibongkar (unloading) kemudian dilakukan pengambilan jenis organik ( degradable atau mudah membusuk) dan plastik (PE, PET) oleh mesin pengayak dan pemilah (MPP 3000).
Makin sulitnya lahan dan lokasi TPA mengharuskan merobah paradigma pengolahan sampah 

Jenis organik, setelah dicacah 1 unit Mesin Pencacah Organik MP 500 (biogas) berikut cairan lindi (leachete) diumpan ke Instalasi Kompos dan 1 unit digester biogas BD 3.000L. Sementara, jenis plastik (PE,LDPE, PET) dicacah dan tercuci pada 1 unit Mesin Pencacah Plastik MPLP 200 untuk dijual ke industri daur ulang maupun diolah menjadi minyak bakar dengan diumpankan kedalam reaktor pirolisis stainelss  yang terdapat di atas ruang reaktor Gasifier GS 50. Jenis sampah lain yang tidak dapat di daur ulang (unrecyle) sisa pemilahan plastik dan organik ( seperti pampers, kain perca, kemasan makanan, aneka kayu, kertas dan serasah kering ) dimasukan ke reaktor gasifier GS 50 untuk proses pembangkitan syn gas (H2 dan CO).
Reaktor Konversi Musnah (RKM) Sampah terkecil kapasitas 2,85 ton/ hari di Banjaran Bandung 
Paket teknologi Gasifier Sampah TPS 3R Terpadu GS 50 berkemampuan meningkatkan kegunaan dari sampah atau biomassa bernilai rendah menghasilkan padatan (seperti arang atau kerak slag),  cairan ( minyak bakar hasil kondensasi proses pirolisis plastik) maupun cacahan plastik PET/LDPE, biogas (dihasilkan digester), kompos ( keluaran komposter Hand Rotary Kiln) serta, gas permanen syngas (H2, CO) hasil proses gasifikasi. Perolehan bahan bakar ( minyak bakar, biogas CH4 maupun syngas) diaplikasikan dalam membangkitkan energi panas thermal (reaktor gasifikasi dan pirolisis) menjadikan TPS 3R Terpadu tidak memerlukan pasokan energi dari luar ( berupa bahan bakar minyak maupun listrik PLN) alias mandiri energi.
Kehadiran paket teknologi Biogas-Pirolisis- Kompos-Gasifikasi (Biophos_koGas) berbasis CDM ( Clean Development Mechanism) melalui penerapan 3R (Reuse-Reduce-Recycle) akan mewujudkankan pengelolaan sampah perkotaan mencapai sistim produksi bersih (zero wate). Pengelolaan TPS hampir tidak mengeluarkan emisi dan juga tanpa menyisakan residu untuk dibuang ke TPA. Pembuatan rangkaian pipa outlet emisi dari gasifier sebagai sirkuit tertutup (close circuit), selanjutnya dikondensasi dengan cara dilewatkan serta dijadikan pemanas (caloriefire) digester, ujung pipa outlet diinjeksikan ke lumpur (slurry) biogas. Injeksi syn gas kedalam lumpur keluaran fermentasi biogas akan menaikan kualitas lumpur biogas menjadi insektisida organik karena bertambahnya H2S, amoniak dan partikulat.
Reaktor Konversi Musnah (RKM) Sampah terdiri dari paket teknologi Biogas- Pirolisis-Komposter- Gasifiier memenuhi kaidah 3R dalam pengelolaan sampah
Mendirikan dan memulai pengolahan dalam reaktor konversi musnah (RKM) dapat dikelola secara komersial dan profesional di TPS 3R, dilakukan oleh manajemen dengan gaji tertentu serta memiliki standar operasi (SOP). Pendirian dan pengelolaan sampah tidak lagi atas kesukarelaan pengelola, melainkan diarahkan sebagai kegiatan ekonomi komersial sebagaimana kegiatan usaha kecil lainnya.
Reaktor Konversi Musnah (RKM) dibuat multi skala hingga kapasitas 40 ton/ hari
Pendapatan dari bisnis sampah dengan reaktor konversi musnah (RKM), selain dari penjualan hasil konversi, sejatinya diperoleh dari typing fee ( jasa pengelolaan sampah) dari penimbul sampah. Misalnya, bagi kawasan perumahan, sumber dana typing fee diperoleh dari iuran warga yang selama ini dikelola RW. Sementara, kawasan komersial (komplek niaga, kawasan industri) dan property lainnya telah lazim menjadi tanggungjawab pengembang (developer). Typing fee atas timbulan sampah juga dapat ditetapkan dan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Besaran typing biasanya berbeda antara satu kota dengan lainnya tergantung kepada perimbangan hak dan kewajiban antara penimbul dan pengelola sampah. Di kota Bandung, misalnya, PT BRILL mendapat pembayaran atas jasa pengelolaan atas sampah yang disetor pengelola kebersihan kota ( dhi. PD Kebersihan) Rp 350.000/ ton. Sementara DKI Jakarta menetapkan typing fee ke Bantar Gebang Rp 114.000/ ton 

Model pemberian dan pengelolaan typing fee yang sudah berjalan baik dan berlangsung sejak lama dapat dilihat di Malaysia. Pemerintah mengelola retribusi ( atau cukai pintu) kemudian dana diserahkan pemerintah kepada badan usaha yang telah mendapat sertifikasi dan perijinan pengelolaan sampah. Alokasi besaran typing fee yang dibayarkan pemerintah kepada pengelola sampah, yang berbasis pengolahan, berasal dari retribusi penimbul sampah, akan memberi manfaat kepada pemerintah sebagai penyelenggara layanan publik ( public services) dengan berkurangnya beban anggaran daerah kepada pembelian barang investasi untuk mobilisasi ( truk, dump truck), berkurangnya kebutuhan akan pegawai serta biaya mobilisasi ( loading, BBM, unloading). 

Pengembangan badan usaha komersial secara tersebar di berbagai lokasi timbulan sampah, mendorong Pemerintah menyederhanakan besaran organisasi SKPD bahkan, pemerintah tidak perlu lagi memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah. Dilain pihak, typing fee sebesar tersebut akan sangat membantu pengelola sampah ( skala kecil tersebar di dekat timbulan sampah) untuk berkembang secara berketerusan (sustainable). Dengan peranan kelembagaan Bank Sampah - yang menjadi patner badan usaha sampah- akan terjadi pendistribusian manfaat ekonomi sampah bukan saja bagi badan usaha melainkan juga kepada masyarakat secara luas.    
Bank Sampah memberikan andil bagi tersediaanya sampah terpilah per jenis serta hadirnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di TPS 3R

Mendirikan usaha pengelolaan sampah di Tempat Pengumpulan Sampah (TPS) melalui kegiatan reduce-reuse-recylce (3R) dengan teknik pengolahan konversi  musnah ini akan medukung bagi berjalannya pengelolaan sampah kota berbasis masyarakat. Pengelolaan sampah tidak lagi menjadi beban melainkan, suatu ekonomi baru yang mensejahterakkan rakyat (*)
Reaktor Konversi Musnah (RKM) Sampah akan memberikan peluang bisnis skala kecil  menengah di berbagai lokasi penimbul sampah. Menarik perhatian pemerintah dan swasta guna mewujudkannya sejalan dengan regulasi UU No 18/2008 serta berlakunya PP No 81/2012   

Visi Pengelolaan Sampah

Visi Pengelolaan Sampah
Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas (Masyarakat)

Rotary Kiln Elektrik RKE-2000L Bagi Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas

Rotary Kiln Elektrik RKE-2000L Bagi Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas
Tuntutan kepraktisan dalam pengelolaan sampah melahirkan inovasi baru komposter type Rotary Kiln Biophoskko® RKE 2000L. Agar makin menguntungkan, pengguna kini dapat memilih Rotary Kiln Elektrik (RKE 2000L) dengan keperluan daya 7 HP.

Komposter Elektrik KE-100 L Alat Olah Sampah di Rumah Tangga

Komposter Elektrik KE-100 L Alat Olah Sampah di Rumah Tangga
Tuntutan kebutuhan untuk makin praktisnya pengolahan sampah rumah tangga telah melahirkan inovasi baru komposter dengan proses menggunakan listrik ( elektrik)

Digester Biogas BD 7000L

Digester Biogas BD 7000L
Digester Biogas BD 7000L memiliki kekuatan menahan tekanan gas hingga 5 kg/cm2 dan memiliki daya tahan reaktor antara 10 hingga 20 tahun ini. Dibuat dari fiberglass bahan resin eternal 2504, jenis mat Wr 200 (mat anyam) dan mat 300 (acak), ketebalan 3 - 5 mm, mampu memfermentasi 3 m3 sampah dan biomassa setiap hari setelah siklus penguraian pertama 7 hari pertama. Sampah dan berbagai bahan organik (limbah peternakan, sampah makanan, sisa masakan, tinja/ feces, limbah kebun dan industri pangan) dapat terus menerus ditambahkan ke lobang pemasukan (intake chamber), dan akan diurai oleh bakteri metanogen (anaerobic activator Green Phoskko (GP-7). Proses awal, 7 m3, hanya 7 hari telah mulai mengeluarkan gas methana (CH4) dan tersimpan di bagian atas tabung atau reaktor biogas (gas holder).

Pemurnian Metan Biogas (Methane Purifier) MP 24150

Pemurnian Metan Biogas (Methane Purifier) MP 24150
Alat pemurnian biogas (methane purifier 24150) terbuat dari tabung logam stainless, diameter 24 inch ( 30 cm) dengan tinggi 150 cm, memiliki silinder media (berisi pellet penyerap 25 kg), memiliki kekuatan menahan tekanan lebih dari 10,5 bar, dan berkapasitas memurnikan aliran hingga 40 m3/ hari biogas hasil pembangkitan digester. Alat ini berfungsi sebagai pemerangkap (absorbers) karbondioksida (CO2), Hidrogen Sulfida (H2S), dan air (H2O) sehingga menaikan komposisi kandungan gas metan dalam total biogas. Prinsip kerja alat pemurnian biogas ini adalah peran pellet penyerap (absorbers) terbuat dari campuran aneka mineral tambang yang teraktivasi dan termodifikasi larutan kimia, antara lain dengan basa kuat NaOH. Pellet penyerap pada tabung dapat diganti ( refill ) per setiap 2 (dua) bulan pemakaian atau diregenerasi dengan perlakuan tertentu hingga bisa digunakan sampai 1 tahun.

Genset Biogas BG 5000 W

Genset Biogas BG 5000 W
Generator (Genset) Bio Elektrik BG 5000 W berbahan bakar gas metan ini merupakan kelengkapan ( compatible) bagi digester type BG 7000L dalam mengolah sampah dan biomassa (aneka bahan organik) guna merobahnya menjadi energi listrik. Genset modifikasi ini menyediakan listrik dengan daya hingga 5000 watt. Pilihan penggunaan gas metan sebagai bahan bakar bagi pembangkitan tenaga listrik dari Genset Bio Elektrik, disamping secara konvensional sebagai bahan bakar menyalakan kompor juga mendukung usaha kecil UKM dan maupun perumahan dalam mendapatkan daya listrik secara murah. Penimbul sampah organik (tinja/feces, sisa masakan, sisa makanan/food waste, kotoran ternak sapi maupun ayam) serta biomassa lain ( gulma kebun, gulma air) pada rataan 3 m3/ hari akan sesuai bagi genset Bio Elektrik BG 5000 W ini. Dengan kehadiran instalasi BD 7000 L dan BG 5000 watt, penimbul sampah organik (restoran, food beverages hotel, peternak, restoran, perumahan, kawasan komersial mall dan pabrik) tidak perlu membeli bensin premium/ solar maupun membayar listrik bagi perolehan daya hingga 5000 W ( lebih dari 5 jam per hari) atau setara dengan 25 KWH ( kilo wattt hour) per hari.

Aktivator Pembangkit Metana Green Phoskko® [ GP-7]

Aktivator Pembangkit Metana Green Phoskko® [ GP-7]
Green Phoskko® (GP-7) Activator pembangkit gas metana (@ 250 gr/ Pack) sebagai pengurai secara fermentatif sampah dan limbah organik dalam digester kedap udara (tanpa oksigen) terbuat dari konsorsium mikroba anaerobik. Dalam lingkungan mikro yang sesuai dengan kebutuhan bakteri ini (kedap udara, material memiliki pH >6, kelembaban 60 %, dan temperatur > 30 derajat Celcius dan C/N ratio tertentu) akan mengurai atau mendekomposisi semua sampah dan bahan organik (limbah kota, pertanian, peternakan, feces tinja, kotoran hewan dan lain-lainnya) dengan cepat, hanya 5 hari. Kemasan Green Phoskko® (GP-7) dengan bentuk serbuk kering ini adalah Pack [@ 250 gr] kualitas karton duplex @ 250 gram kemudian dimasukan kedalam karton per 20 pack, total berat setara 5 kg+)

Kepercayaan LSM Internasional Pada Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas

Kepercayaan LSM Internasional Pada Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas
CHF Internasional di Aceh dengan gencar melakukan training pembuatan kompos dari sampah rumah tangga masyarakat Aceh
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Cari Sampah Organik di Google

Memuat...